Langkah demi Langkah Proses Pembuatan Concrete Barrier

Penghalang beton atau concrete barrier merupakan komponen penting dalam proyek, yang salah satu manfaatnya adalah untuk membuat pagar pembatas sehingga area konstruksi lebih aman. Pernahkah terbesit di benak Anda, bagaimana proses pembuatan concrete barrier sehingga bisa memiliki manfaat tersebut?

Faktanya, concrete barrier terbuat dari material beton bertulang sehingga lebih tahan benturan, cuaca ekstrem, bahkan beban berat sekalipun. Namun, agar bisa memiliki semua sifat tersebut, proses pembuatan concrete haruslah tepat.


 

Proses Pembuatan Concrete Beton

 

Tahap membuat Concrete Beton

 

Berikut adalah pembuatan concrete barrier langkah demi langkah yang bisa Anda perhatikan:

 

Desain dan Pembuatan Cetakan

Proses pembuatan concrete barrier dimulai dengan perancangan desain yang sesuai dengan kebutuhan proyek. Desain ini mencakup dimensi, bentuk, dan spesifikasi teknis, termasuk ketebalan serta jenis beton yang digunakan.

Setelah desain selesai, cetakan akan dibuat menggunakan material, seperti baja atau kayu yang mampu menahan tekanan selama pengecoran beton. Cetakan harus benar-benar presisi untuk memastikan hasil akhir yang sesuai dengan standar dan spesifikasi. 

Pada beberapa kondisi, cetakan akan dikustomisasi agar nantinya barrier memiliki elemen tambahan, seperti saluran drainase, lubang pemasangan, atau permukaan untuk mengaplikasikan cat reflektif.

 

Pengecoran

 

 

Setelah cetakan siap, langkah berikutnya adalah proses pengecoran beton. Proses ini dilakukan dalam beberapa tahap, yakni

- Persiapan Beton

Campuran beton disiapkan dengan takaran yang tepat, termasuk semen, agregat, air, dan admixture. Campuran ini harus seragam untuk memastikan kualitas beton yang konsisten.

- Teknik Pengecoran

Beton dituangkan ke dalam cetakan secara bertahap, dimulai dari dasar hingga penuh. Selama pengecoran berlangsung, beton dipadatkan menggunakan vibrator untuk menghilangkan udara yang terjebak. Dengan demikian, hasil akhirnya akan lebih padat, kuat, dan tahan lama.

- Peralatan yang Digunakan

Beberapa peralatan yang terlibat dalam proses ini, yaitu mixer beton, crane, dan vibrator. Peralatan-peralatan tersebut memainkan peran yang penting dalam memastikan proses pengecoran berjalan lancar.

 

Pengerasan dan Curing

 

produksi concrete barrier

 

Proses pengerasan (curing) dilakukan setelah pengecoran selesai. Tindakan ini bertujuan untuk memastikan kekuatan maksimal dari beton yang baru saja dibuat.

- Pengerasan Beton

Setelah dituangkan, campuran beton dibiarkan mengering di dalam cetakan selama 24–48 jam.

- Curing

Setelah beton mengeras, curing dilakukan dengan menjaga kelembapan permukaan. Teknik ini bisa menggunakan penyiraman air, penutup plastik, atau aplikasi curing compound. Proses curing biasanya membutuhkan waktu 7-28 hari untuk mencapai kekuatan yang paling optimal.

- Pemantauan

Selama curing, beton perlu dipantau secara berkala untuk memastikan tidak ada retak atau kerusakan yang terjadi.

 

Pengujian Kualitas

 

 

Tahap membuat Concrete Beton

 

 

 

Concrete barrier yang sudah jadi perlu menjalani serangkaian pengujian untuk memastikan kualitasnya. Pengujian tersebut, meliputi:

- Pengujian Material

Campuran beton diuji untuk kekuatan tekan, kepadatan, dan ketahanan terhadap cuaca ekstrem.

- Pengujian Produk Akhir

Concrete barrier yang sudah jadi akan diuji ketahanannya terhadap benturan, keseimbangan, dan presisi dimensi.

- Dokumentasi dan Sertifikasi

Setelah lolos pengujian, concrete barrier didokumentasikan dan diberikan sertifikat kelayakan sesuai dengan standar konstruksi.

 

Instalasi

 

Tahap membuat Concrete Beton

Setelah concrete barrier dinyatakan layak, maka langkah berikutnya adalah proses instalasi di lokasi proyek. Dalam hal ini, langkah-langkahnya adalah sebagai berikut:

- Persiapan Lokasi

Lokasi instalasi dipersiapkan dengan membersihkan area dan memastikan permukaan rata agar nantinya bisa diletakkan concrete barrier.

- Proses Pemasangan

Concrete barrier akan diangkut menggunakan alat berat dan ditempatkan sesuai dengan posisi yang diinginkan. 


 

Penutup

 

Itu dia proses pembuatan concrete barrier, mulai dari pencetakan hingga instalasi di lapangan. Dengan langkah-langkah tersebut, concrete barrier yang dihasilkan akan lebih kokoh dan dapat berfungsi optimal untuk meningkatkan keamanan serta efisiensi di area proyek konstruksi.

 

***

 

Ingin membuat beton yang lebih berkualitas dan tahan lama? Gunakan saja admixture dari PT. Sobute Global Indonesia sebagai bahan campurannya!

Sobute Global Indonesia adalah perusahaan yang menyediakan admixture terbaik, dan ditenagai oleh profesional berpengalaman. Kami senantiasa hadir untuk mewujudkan beton yang kokoh, tahan lama, dan cocok untuk proyek Anda!

Cari tahu selengkapnya mengenai Sobute dengan klik hubungi kami!


Share

Your Message Has Been Sent..